Senin, 07 Januari 2013


Ini benar-benar menyiksaQ. Tiada kabar, hanya kesunyian. Aq tak ingin bersedih apalagi menangis tapi semua ini menekan pikiranku. Sangat menyakitkan tapi tak dapat berbuat apa-apa. Tak ada cukup alasan. Tuhan, bukan kah memang aku meminta kejelasan, tapi bukankah aku juga meminta diberi kemampuan dan kekuatan untuk melaluinya Bapa. Kenapa sesakit ini? Aku berharap natal dan tahun baru yang berbahagia tapi kepedihan begitu nyata. HarapanQ seakan pupus dan tiada bermakna. Kenapa ini? Kenapa beri “rasa ini” jika kemudian menjadi sangat menyakitiQ. Apakah aq terlalu berlebihan, apakah aku kurang peka menangkap maksudMu Bapa. Aq memang slalu bertanya dan meminta izin, tapi apakah aku salah menangkap pesanMU. Berikan aku kepekaan Tuhan agar aku berespon tepat seperti mau Mu, berikan petunjuk, berikan kejelasan, berikan penghiburan. Betapa akhir2 ini aku merasa sangat ditinggalkan.