Kasih itu tiada
pamrih, tak pernah menuntut balas, itu yang Kau ajarkan pada ku Bapa. Tetapi
kenapa begitu sulit bagiku kini untuk mengasihi orang yang dekat denganku,
lebih mudah bagiku mengasihi orang yang tak mengenali aku sedikitpun. Aku
begitu takut berharap Tuhan karena sadar atau tak sadar di dalam diriku ada
keinginan untuk dikasihi dan diperlakukan penuh perhatian seperti aku mengasihi
dan memperhatikan mereka. Apakah kasihku tak murni Tuhan? Aku begitu
mengkhawatirkan hal itu sehingga aku memutuskan untuk menjauhkan diri dan
menutup diri meskipun hatiku tetap mengasihi mereka & memperhatikan mereka
dari jauh. Tuhan, ini suatu yang cukup sulit bagiku, karena sekuat apapun aku
bertahan, hatiku rapuh Bapa, tak sepenuhnya aku mampu mempertahankan rasa “baik-baik
saja” di dalam diriku saat terus mengasihi tanpa di kasihi, memperhatikan tanpa
pernah diperhatikan. Satu-satunya yang memberikanku kekuatan adalah bila ku
memandang salibMu, Kau lebih dulu Tuhan lalui ini semua dan hanya bersamaMu
Yesus aku mampu lalui ini semua. Setiap saat aku meyakinkan dan menguatkan
diriku dengan janji-janjiMu. FirmanMu lah yang menghiburku, menghangatkan
hatiku saat hati ini begitu dingin, mencairkan kebekuan-kebekuan di pikiranku,
memberi damai kepadaku lagi saat sekelilingku terasa sangat mengkhawatirkan.
Aku berserah padaMu Bapa, itu saja andalanku. Meski dunia tak menjanjikan
bahagia seperti yang aku inginkan, meski dunia dan isinya tak menyediakan kasih
dan kehangatan seperti yang ku inginkan, tapi aku punya Engkau, Allah ku yang
hidup yang akan terus, selalu dan selamanya memberikan semua hal itu, apa yang
tak bisa dunia berikan kepadaku, Kau bisa. Karena Kau Allahku yang mahakuasa.
Hanya tetaplah dekat denganku Yesus. Aku domba yang seringakali begitu takut
untuk berjalan karena pandanganku tentang apa yang didepan dan masa depanku
begitu kabur. Aq domba yang seringkali masih belum terlalu peka mengenali
suaraMu sehingga seringkali aku tak mengikutiMu tapi ikut “seorang upahan” dan
bahkan pencuri. Aq yang begitu lemah
menghadapi dunia luar dengan begitu banyak singa-singa mengaum. Aq tak mampu
Tuhan, semua tampak tak ada jalan keluar. Aku tak punya pilihan, bahkan diam di
tempat pun menjadi masalah. Aku tak tahu bagaimana semua akan selesai tapi aku
percaya padaMu Gembalaku yang Baik, Engkau akan menolongku dengan cara yang tak
akan ku pahami karena Kau begitu ajaib dan tak terselami. Yang ku percaya dan yakini, apapun itu aku akan
selamat karena diriMu. Yang perlu ku lakukan hanya menutup mata, bercerita
kepadaMu di dalam doa. Jesus, help me. Here in my heart i feel very
sick, lonely and tired.