Ini benar-benar menyiksaQ. Tiada kabar, hanya kesunyian.
Aq tak ingin bersedih apalagi menangis tapi semua ini menekan pikiranku. Sangat
menyakitkan tapi tak dapat berbuat apa-apa. Tak ada cukup alasan. Tuhan, bukan
kah memang aku meminta kejelasan, tapi bukankah aku juga meminta diberi
kemampuan dan kekuatan untuk melaluinya Bapa. Kenapa sesakit ini? Aku berharap
natal dan tahun baru yang berbahagia tapi kepedihan begitu nyata. HarapanQ
seakan pupus dan tiada bermakna. Kenapa ini? Kenapa beri “rasa ini” jika
kemudian menjadi sangat menyakitiQ. Apakah aq terlalu berlebihan, apakah aku
kurang peka menangkap maksudMu Bapa. Aq memang slalu bertanya dan meminta izin,
tapi apakah aku salah menangkap pesanMU. Berikan aku kepekaan Tuhan agar aku
berespon tepat seperti mau Mu, berikan petunjuk, berikan kejelasan, berikan
penghiburan. Betapa akhir2 ini aku merasa sangat ditinggalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar