Kamis, 15 November 2012

Me & God


Kasih itu tiada pamrih, tak pernah menuntut balas, itu yang Kau ajarkan pada ku Bapa. Tetapi kenapa begitu sulit bagiku kini untuk mengasihi orang yang dekat denganku, lebih mudah bagiku mengasihi orang yang tak mengenali aku sedikitpun. Aku begitu takut berharap Tuhan karena sadar atau tak sadar di dalam diriku ada keinginan untuk dikasihi dan diperlakukan penuh perhatian seperti aku mengasihi dan memperhatikan mereka. Apakah kasihku tak murni Tuhan? Aku begitu mengkhawatirkan hal itu sehingga aku memutuskan untuk menjauhkan diri dan menutup diri meskipun hatiku tetap mengasihi mereka & memperhatikan mereka dari jauh. Tuhan, ini suatu yang cukup sulit bagiku, karena sekuat apapun aku bertahan, hatiku rapuh Bapa, tak sepenuhnya aku mampu mempertahankan rasa “baik-baik saja” di dalam diriku saat terus mengasihi tanpa di kasihi, memperhatikan tanpa pernah diperhatikan. Satu-satunya yang memberikanku kekuatan adalah bila ku memandang salibMu, Kau lebih dulu Tuhan lalui ini semua dan hanya bersamaMu Yesus aku mampu lalui ini semua. Setiap saat aku meyakinkan dan menguatkan diriku dengan janji-janjiMu. FirmanMu lah yang menghiburku, menghangatkan hatiku saat hati ini begitu dingin, mencairkan kebekuan-kebekuan di pikiranku, memberi damai kepadaku lagi saat sekelilingku terasa sangat mengkhawatirkan. Aku berserah padaMu Bapa, itu saja andalanku. Meski dunia tak menjanjikan bahagia seperti yang aku inginkan, meski dunia dan isinya tak menyediakan kasih dan kehangatan seperti yang ku inginkan, tapi aku punya Engkau, Allah ku yang hidup yang akan terus, selalu dan selamanya memberikan semua hal itu, apa yang tak bisa dunia berikan kepadaku, Kau bisa. Karena Kau Allahku yang mahakuasa. Hanya tetaplah dekat denganku Yesus. Aku domba yang seringakali begitu takut untuk berjalan karena pandanganku tentang apa yang didepan dan masa depanku begitu kabur. Aq domba yang seringkali masih belum terlalu peka mengenali suaraMu sehingga seringkali aku tak mengikutiMu tapi ikut “seorang upahan” dan bahkan pencuri. Aq yang begitu lemah menghadapi dunia luar dengan begitu banyak singa-singa mengaum. Aq tak mampu Tuhan, semua tampak tak ada jalan keluar. Aku tak punya pilihan, bahkan diam di tempat pun menjadi masalah. Aku tak tahu bagaimana semua akan selesai tapi aku percaya padaMu Gembalaku yang Baik, Engkau akan menolongku dengan cara yang tak akan ku pahami karena Kau begitu ajaib dan tak terselami. Yang ku percaya dan yakini, apapun itu aku akan selamat karena diriMu. Yang perlu ku lakukan hanya menutup mata, bercerita kepadaMu di dalam doa. Jesus, help me. Here in my heart i feel very sick, lonely and tired.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar